May 8, 2011

Dalam kesendirian dan Ruang waktu

Posted by Lyla

Assalamualaikum…

Bersama deruan waktu, hati sayu bila mengenangkan setiap saat yang telah lalu… Sebuah kenangan dan memori yang masih belum bisa untuk dilupuskan.  Kesunyian yang datang menghadirkan seribu rasa, kesyunyian begitu serasi dengan ketenangan, bukanlah kesunyian yang sayu, yang sedih serta berkeseorangan , tapi kesunyian yang mendamaikan, yang menenangkan dan membahagiakan…

MySpace

Kesunyian yang diharapkan oleh setiap insan, pasti… Dengan kesunyian tat kala sendiri, pelbagai perasaan bisa hadir, mungkin kerinduan pada sang kasih di kejauhan, mungkin rasa gundah dalam ketakutan, mungkin ada yang bermain dengan nafsunya,  mungkin seribu kebaikan dalam penilaian… Setiap saat sendiri itu hadir, apa yang bisa tersentak pasti bermain difikiran… seperti sekarang contohnya, dalam kesendirian yang sunyi,  hati mula berkata-kata tentang perasaan yang kosong terisi dengan kata-kata yang mungkin kadang merapu. Berani untuk diutarakan dan mungkin sebaliknya…

Menghargai saat ketika sendiri , begitu bermakna bagi yang menyintai ketenangan… dalam kesendirian membawa manfaat yang sangat banyak hebatnya, jika tahu menghargainya…  Mengisi ruang waktu itu dengan beramal dan beribadah, muhasabah diri… waktu itu.. saat air mata jatuh begitu berharga, mungkin dengan mendendangkan lagu kerohanian yang pasti meresap jauh di dalam diri mereka yang mengerti akan nilai iman.
Begitu menghargai nilai waktu, menyedari akan dunia yang diduduki sementara, dunia yang diciptakan untuk manusia sebagai sebuah amanah, dalam sekian waktu yang ditentukan…bukanlah tempat untuk bermukin, bersenang lenang semata-mata… Sampai masanya pasti akan pulang ke tempat asal kita, iaitu alam akhirat yang kekal abadi…   Dingin pagi menjadikan kesayuan lebih indah dengan kehadiran rasa-rasa itu… menangisi dosa yang disesali..  Tiap-tiap amal ada waktunya yang kapan tiba waktu luputnya belum tentu waktu itu bisa berulang kembali..

Tika berfikir tentang kehidupan, merasakan suatu perbedaan yang jelas, sesuai dengan umur yang semakin dewasa, nilai waku terasa semakin berharga… Waktu  yang sebenarnya umur yang jika habisnya suatu detik waktu, berkuranglah pula jangka hayat dan tempoh amalnya. Dan akhirnya hanya kekecewaan dan penyesalan yang tertawa  menemani, tiada berguna lagi.

Dari Ibnu Ibnu Umar r.a katanya: rasulullah S.A.W memegang bahuku lalu ia bersabda:” Hendaklah engkau berada dalam dunia seolah-olah engkau orang berdagang atau orang yang sedang melalui di jalan (pengembara)”. Dan adalah Ibnu Umar r.a berkata:”Jika engkau berada di waktu petang, maka janganlah engkau menunggu pagi; dan apabila engkau berada di waktu pagi, maka janganlah engkau menunggu petang. Dan gunakanlah dari sihat engkau bagi masa sakit engkau dan dari hidup engkau bagi masa mati engkau.~ 
(al-Bukhari)


Sesaat berlalu, setiap kita menginginkan kebahagiaan yang hakiki, mahupun yang sedar akan erti dunia ataupun tidak, susah mahupun senang apa yang diharapkan kebahagiaan mahupun sedikit… kerana kebahagiaan yang hadir , akan melupuskan segala duka sebelumnya… Indahnya kebahagiaan dengan pengertian ruang waktu.. Waktu kesendirian ini menjadi peneman yang begitu berharga, kebahagiaan yang kekal abadi hanya dengan memelihara waktu yang terbuang percuma…sebelum suatu detik ada yang menghalang dari terus mengumpul bekal untuk nanti.

Duhai jiwa yang kadang sendiri, hargai lah ruang waktu.. dan setiap detik yang berlalu makin dekat dengan ajal mu… Jadikanlah ia temanmu yang sangat berharga untuk dihargai…
Wallahualam….

0 comments:

Post a Comment

syukran jazilan.. =) komen anda amat dihargai

Sahabat...

.......

 

Cahaya Malam Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos